Liputan6.com, Pandeglang: Identitas massa penyerang jamaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, yang diduga terorganisir dengan bercirikan pita biru dan hijau, perlahan mulai terkuak. Menurut pengakuan Kepala Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Johar, Rabu (16/2), massa yang datang dari dua arah saat penyerangan berasal dari luar Desa Umbulan. Selain itu penyematan tanda pita biru juga diperkirakan dilakukan sebelum massa tiba di lokasi penyerangan.
Sementara itu, keluarga besar Ismail Suparman, pimpinan Ahmadiyah Wilayah Cikeusik yang kini diungsikan polisi, terancam tidak dapat kembali ke Kampung Peundeuy di Desa Umbulan. Menurut Johar, mayoritas ulama dan tokoh masyarakat Cikeusik menolak kehadiran keluarga Suparman.
Terkait insiden ini, polisi telah menetapkan delapan orang tersangka. Mereka kini ditahan di Mapolda Banten termasuk tersangka berinisial UJ yang diduga otak penggerak massa [baca: Kasus Cikeusik, Polisi Masih Periksa Tokoh Agama].(IAN)
Home »
breakingnews
» Keluarga Pimpinan Ahmadiyah Terancam Tak Bisa Pulang
Keluarga Pimpinan Ahmadiyah Terancam Tak Bisa Pulang
Written By KrokotNews on Kamis, 17 Februari 2011 | 06.05
Label:
breakingnews


Posting Komentar