Headlines News :
Home » » BI Ajukan Anggaran Naik Gaji Rp 1,8 Triliun

BI Ajukan Anggaran Naik Gaji Rp 1,8 Triliun

Written By KrokotNews on Rabu, 26 Januari 2011 | 05.19

Jakarta -Bank Indonesia mengusulkan anggaran Rp 1,8 triliun untuk kenaikan gaji pegawai bank sentral. Anggota Komisi XI DPR RI, Arief Budimanta mengatakan, dewan akan meminta penjelasan BI soal usulan itu. "Bank Indonesia belum menyampaikan standar perencanaan yang berbasis pada kinerja," katanya di Hotel Aryaduta, Selasa (25/1)/
Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengusulkan kenaikan gaji pegawai bank sentral pada tahun ini sebesar tujuh persen. Kenaikan ini ditambah 2,5 persen untuk pegawai berprestasi. Pada tahun ini, Bank Indonesia menganggarkan pengelolaan gaji dan penghasilan sebesar Rp 1,98 triliun.
Menurut Arief, yang disampaikan Bank Indonesia baru sebatas item aktivitas. "Yang kita inginkan setiap aktivitas memiliki korelasi dengan tujuan," ujarnya. DPR juga mempertanyakan hubungan kenaikan gaji dengan kestabilan nilai tukar rupiah. "Apa hubungan kenaikan gaji dengan kestabilan nilai tukar, tunjukkan sama kita." 
Rapat digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta. Atas alasan ini, rapat diskorsing untuk beberapa saat. Berdasar pengamatan Tempo, rapat diskorsing sekitar 30 menit sejak pukul 16.00 tadi. Rapat diskors karena menunggu Bank Indonesia mempersiapkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dewan.

Rapat di Aryaduta dilakukan oleh tim panitia kerja Sumber Daya Manusia dan panja logistik Komisi XI DPR RI dengan jajaran Deputi Gubernur BI. Sekitar 13 dari panitia kerja logistik komisi keuangan tercatat dalam absensi. Semenntara Bank Indonesia diwakili Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad, Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah, dan Deputi Gubernur BI Ardayadi. (tempointeraktif.com)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Krokotnews - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger