Jakarta - Pelatih tim sepak bola nasional Alfred Riedl tidak jadi menghukum Oktovianus Maniani. Salah satu pemain yang masuk dalam daftar pemain tim nasional U-23 itu diperbolehkan melanjutkan latihan.
Di mata Riedl, kepergian mendadak Okto pada Kamis malam pekan lalu cukup beralasan. "Dia mendapatkan tekanan dari klub dan keputusannya juga terkait dengan masa depan keluarganya," katanya kepada wartawan seusai latihan di Lapangan Latihan Tim Nasional, Senayan, Selasa (1/2).
Menurut pelatih asal Austria itu, penjelasan yang disampaikan Okto masih bisa diterima. Okto dianggap tidak perlu dipersalahkan karena kepergiaannya merupakan hasil desakan pihak dari manajemen klub terkait dengan masa depannya. "Mungkin karena masalah uang, mungkin ada ancaman bahwa dia akan dikeluarkan dari klub," katanya.
Menurut Riedl, penjelasan Okto sudah cukup untuk bisa menerimanya kembali dalam latihan. "Yang jelas jangan sampai hal yang sama terjadi untuk kedua kalinya," kata Riedl.
Dia menegaskan bahwa Okto akan dikeluarkan jika nanti kembali meninggalkan tim untuk bermain membela klubnya.
Sebelumnya, Okto absen dari latihan setelah pergi untuk tampil dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia untuk memperkuat Sriwijaya FC melawan Persipura Papua, Minggu (30/1) lalu.
Menurut Riedl, jika Okto kemudian pergi lagi untuk kembali membela Sriwijaya FC pada Rabu (2/2) besok melawan Persiwa Wamena, dia langsung dicoret.
Untuk selanjutnya, Riedl menginginkan agar masalah serupa jangan sampai terjadi lagi. "Mungkin Badan Tim Nasional (BTN) bisa berbicara pada pelatih ataupun manajemen klub terkait masalah seperti ini," katanya.
Kehadiran Oktovianus Maniani di lapangan tidak berlangsung lama dalam latihan kali ini. Okto tidak mengikuti latihan secara penuh. Pemain kelahiran kota Jayapura ini hanya mengikuti latihan pemanasan saja. (TEMPOInteraktif.com)


Posting Komentar