Jakarta:Pelatih tim sepak bola nasional U-23 Alfred Riedl tampaknya masih terus mencari formasi tim yang tepat untuk menghadapi pertandingan pra-olimpiade melawan Turkmenistan pekan depan. Beberapa pemain kemungkinan besar justru tidak bisa diturunkan lantaran sakit atau cedera.
Salah satunya adalah pemain bek tengah, Rahmat Latief. Pemain dari klub Sirwijaya FC ini masih harus memulihkan diri dari sakit gigi sehingga belum kembali bergabung dalam latihan seusai libur akhir pekan. "Dia baru bisa kembali pada hari Jumat, tampaknya terlambat untuk menyiapkannya untuk pertandingan hari Rabu (melawan Turkmenistan)" kata Riedl saat ditemui wartawan seusai latihan pagi di Lapangan Latihan Tim Nasional, Senayan, Selasa (15/2).
Dengan ketidakhadiran Rahmat, Riedl berupaya untuk memanfaatkan pemain belakang lainnya. "Kita mungkin mencoba untuk mendatangkan satu atau dua pemain belakang dalam latihan," lanjutnya.
Selain itu, salah satu pemain belakang lainnya Gunawan Dwi Cahyo serta Oktovianus Maniani juga belum bergabung dalam latihan. Riedl menjelaskan bahwa Okto memang diberikan kompensasi untuk absen dari latihan untuk mengurus anaknya yang sedang sakit.
"Dia (Okto) akan kembali latihan, dia akan kembali (Selasa) malam ini," kata Riedl. Sementara Gunawan sudah berada di Jakarta namun tidak bergabung dalam latihan karena sakit.
Meski begitu, Riedl tetap optimis menghadapi laga melawan Turkmenistan pada 23 Februari nanti. Dia berharap pada pertandingan yang rencananya akan berlangsung di Palembang itu, anak-anak asuhnya sudah berada dalam kondisi fit dan siap tanding. "Yang terpenting semua pemain sudah berada dalam kondisi yang lebih bugar untuk menghadapi pertandingan nanti," katanya.
Dengan pertimbangan itulah, Riedl mengaku tidak akan lagi menguji anak-anak asuhnya dalam sebuah pertandingan. "Dari pertandingan yang ada sudah banyak pemain yang cedera, kini kami fokus pada pertandingan Grup (Pra-Olimpiade 2012) saja," ujarnya. Sebelumnya memang sempat ada rencana untuk melakukan satu uji coba lagi melawan klub senior seperti Persija Jakarta atau mungkin melawan tim nasional negara tetangga. Namun, rencana itu sudah dipastikan tidak akan terwujud. (Tempointeraktif, 15/02/2011)


Posting Komentar