TEMPO Interaktif, Bogor - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak ingin disodori rencana muluk tapi sulit terlaksana, yang diibaratkannya seperti cek kosong. "Saudara-saudara, berikan rakyat kita cek isi, bukan cek kosong," ujarnya dalam rapat kerja pemerintah dan pengusaha di Istana Bogor, Senin (18/4).
Forum dua hari yang digelar hingga esok itu membahas penyusunan rencana induk percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia. Dalam diskusi kelompok hari ini, pejabat pemerintah duduk bersama pengusaha untuk mengumpulkan masukan.
Selasa 19 April 2011 esok, hasil diskusi bakal disampaikan dalam forum. "Besok saya akan mendengar rencana konkret, rencana riil. Jangan rencana muluk-muluk, indah, ruwet. Bikin rencana sesederhana mungkin tapi bisa dijalankan," ucap Yudhoyono.
Ia berharap pembangunan bisa terasa oleh semua pihak. Tak hanya pengusaha besar, tapi juga usaha mikro dan kecil. Begitu pula para buruh yang bekerja. "Ini tidak sulit saudara-saudara, di situlah makna keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kalau semua merasakan benefit, makaownership (kepemilikan) akan tinggi," tutur Yudhoyono lagi.
Dengan dukungan serta rasa memiliki rakyat yang makin besar dan kuat, kata Presiden, kesuksesan bakal diraih.
SBY: Berikan Rakyat Cek Isi, Bukan Cek Kosong
Written By KrokotNews on Selasa, 19 April 2011 | 05.01
Label:
keuangan


Posting Komentar