PROBOLINGGO - Serangan ribuan ulat bulu di berbagai wilayah di Probolinggo, Jawa Timur dalam sepekan terakhir, salah satu penyebabnya adalah kerusakkan habitat setelah letusan gunung Bromo yang berlangsung hingga sekarang.
Kepala UPT Holtikulura Disperta propinsi Jawa Timur, Ketut Marsudi menyatakan serangan ribuan ulat bulu di puluhan desa di Probolinggo disebabkan tiga faktor diantaranya faktor cuaca, habitat rusak dan tidak seimbangnya ekosistem akibat letusan gunung Bromo.
Menurut Ketut, cuaca lembab atau musim hujan menyebabkan perkembangbiakan serangga termasuk ulat menjadi cepat dan maksimal.
“Satu induk betina kupu kupu bisa menghasilkan sekitar 200-300 telur dan berpotensi menjadi ulat, sehingga dengan 10 kupu kupu betina bisa menghasilkan dua hingga tiga ribu ulat bulu,” kata Ketut, Jumat (1/4/2011).
Faktor lain diantaranya adalah ketidakseimbangan ekosistem karena saat makin banyak warga mencari semut rangrang untuk makanan burung menyebabkan di pohon sudah jarang terdapat rang rang, padahal rang-rang berfungsi untuk pengendali hama termasuk ulat.
Faktor terakhir adalah habitat yang rusak akibat letusan gunung Bromo yang hingga kini masih terjadi sehingga ulat mermigrasi mencari habitat yang mendukung termasuk ke wilayah kabupaten Probolinggo.
Ketiga penyebab kini masih terus dikaji lebih dalam mengingat serangan ratusan ribu ulat bulu di wilayah probolinggo merupakan yang pertama. (OKEZONE.COM)
Serangan Ulat Bulu Disebabkan Erupsi Gunung Bromo
Written By KrokotNews on Sabtu, 02 April 2011 | 03.34
Label:
utama


Posting Komentar