Headlines News :
Home » » Pemerintah Siapkan Skema Pinjaman Rumah Murah

Pemerintah Siapkan Skema Pinjaman Rumah Murah

Written By KrokotNews on Senin, 06 Juni 2011 | 05.27

Jakarta - Pemerintah tengah menyiapkan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) untuk rumah sejahtera murah. Pembiayaan rumah murah ini bakal lebih terjangkau dibandingkan skema yang telah berjalan sejak Oktober tahun lalu. Pembiayaan pembangunan rumah murah ditargetkan untuk 1 juta unit.

Demikian dikatakan Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa baru-baru ini. Menurut Suharso, pembangunan rumah murah ditujukan untuk masyarakat yang berlokasi di daerah tertinggal, masyarakat miskin kota, dan masyarakat perkampungan nelayan.

Sedikitnya 183 kabupaten tergolong daerah tertinggal. Salah satu faktor ketertinggalan itu adalah kondisi perumahan di daerah itu. "Pembagian pembiayaan sebanyak 350 ribu unit melalui mekanisme Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri. Sisanya difasilitasi pemerintah," katanya.

Harga rumah senilai Rp 20-25 juta per unit itu di luar pembelian tanah, prasarana, serta perizinan. Rumah pun nantinya dapat dibeli tanpa uang muka dan bisa dicicil Rp 200 ribu per bulan selama 15 tahun. "Karena itu program rumah murah sangat bergantung partisipasi pemerintah daerah," ujar Suharso.

Deputi Pembiayaan, Sri Hartoyo, mengatakan bahwa yang membedakan pembiayaan rumah sejahtera murah dengan pembiayaan lainnya adalah suku bunga yang ditawarkan, pembayaran tanpa uang muka, dan penjaminan untuk masyarakat. "Soal uang muka tengah dibicarakan dengan Bank Indonesia," katanya.

Penjaminan untuk masyarakat diberikan lantaran rumah tersebut memang ditujukan untuk masyarakat yang tidak memiliki akses ke perbankan atau non-bankable. "Polanya akan diatur sedemikian rupa sehingga masyarakat punya aset untuk perumahan," kata Hartoyo.

Mengenai rencana meniadakan uang muka dalam pembayaran, kata Hartoyo, akan dilihat implikasinya terhadap Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). Semakin kecil rasio ATMR, modal yang disiapkan bank untuk membiayai kredit rumah menjadi lebih kecil sehingga banyak perbankan yang akan berpartisipasi.

Hartoyo menambahkan, pola pembiayaan rumah murah itu diharapkan dapat diselesaikan pada kuartal ketiga tahun ini. Besaran suku bunga yang akan ditetapkan untuk skema pembiayaan rumah ini berkisar antara 5 hingga 6,5 persen per tahun.(TEMPOInteraktif.COM)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Krokotnews - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger