Jakarta - Investigasi atas bom bunuh diri di Gereja Bethel Indonesia Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo, Jawa Tengah, masih terus dilakukan. Investigasi sementara yang disampaikan Presiden SBY menyebut, pelaku bom bunuh diri di Solo adalah anggota jaringan teroris Cirebon, Jawa Barat.
"Investigasi sementara yang dilakukan,pelaku pembom bunuh diri ini adalah anggota dari jaringan teroris Cirebon dan kelompok itu melakukan aksi terorisme di Cirebon," kata SBY dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Minggu (25/9/2011).
SBY didampingi Wapres Boediono, Menko Polhukam Djoko Suyanto dan Kepala BIN Sutanto.
Meskipun masih akan dilanjutkan investigasi menyeluruh, SBY telah menginstruksikan agara investigasi lanjutan dilakukan secara intensif. Hal itu dilakukan untuk mengetahui dan membongkar habis dari jaringan pelaku rangkaian aksi di Cirebon dan Solo.
"Termasuk dana yang dikeluarkan, termasuk pemimpin atau penggerak dari aksi terorisme itu," sambungnya.
SBY menyebut, peristiwa di Solo ini adalah yang kedua kali di Indonesia pada 2011 ini. Peristiwa sebelumnya terjadi 6 bulan lalu di masjid kompleks Mapolresta Cirebon.
"Kalau hari ini yang diganggu adalah kegiatan di gereja, di Cirebon mengganggu kegiatan ibadah di masjid jajaran Polresta Cirebon," sambung SBY.
SBY: Pengebom Bunuh Diri Solo Anggota Jaringan Teroris Cirebon
Written By KrokotNews on Minggu, 25 September 2011 | 19.00
Label:
utama


Posting Komentar