TRIBUNNEWS.COM, SINTANG - Bupati Sintang Milton Crosby meminta para petani karet di wilayah ini untuk tidak panik, pasca terus melorotnya harga karet, saat ini yang hanya tinggal Rp 8 ribu perkilogram.
Menurutnya penurunan harga jual karet tersebut terjadi setiap tahun khususnya ketika memasuki tutup buku. Namun, ia menyangkal jika dikatakan penurunan harga karet saat ini, lebih dari 50 persen dibandingkan harga normal Rp 20 ribu hingga Rp 23 ribu perkilogram, diakibatkan krisis ekonomi Eropa.
Menurutnya karet-karet asal Sintang diekspor ke Cina, bukan Eropa sehingga tidak akan berimbas pada krisis yang terjadi saat ini.
"Saya yakin bukan karena krisis tersebut, karena memang pabrik-pabrik yang ada sedang mengurangi pembelian karet menyusul tutup buku yang ada sekarang, makanya harganya terus turun. Namun saya yakin masuk Februari 2012 mendatang akan kembali normal," katanya, Jumat (18/11/2011). (*)
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Slamet Bowo Santoso
TRIBUNNEWS.COM
Bupati Sintang Minta Petani Karet Tak Panik
Written By KrokotNews on Sabtu, 19 November 2011 | 07.08
Label:
keuangan

Posting Komentar