Situbondo - Status Gunung Ijen di Jawa Timur meningkat dari Waspada menjadi Siaga. Untuk itu, warga Bondowoso dan Situbondo yang tinggal di bantaran Sungai Banyuapit, Kecamatan Banyuputih, diminta mengungsi.
Rekomendasi itu disampaikan Kepala Pos Pengamanan Gunung Api Ijen, Bambang Heri Purwanto, saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (18/12/2011).
"Kalau aktivitas ini terus meningkat, dikhawatirkan akan memuntahkan lahar, dan itu akan berbahaya bagi warga di bantaran sungai di Bondowoso dan Banyuputih, Situbondo kami merekomendasikan. Agar warga segera mengungsi dari bantaran sungai tersebut," kata Bambang.
Menurut Bambang, Sungai Banyuputih berhulu di Kawah Gunung Ijen, dan dipastikan akan dialiri air kawah. Dapat dibayangkan, dengan kemiringan gunung yang mencapai 70 derajat, sudah dipastikan gerakan air kawah akan sangat deras, dan bisa meluluh lantahkan semua yang berada di sepanjang sunagi.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo mengaku belum mendengar informasi tersebut. Meski begitu, pihaknya secepatnya akan melakukan sosialisasi.
"Terima kasih infonya. Kita segera berkordinasi dengan camat," terang Zainul Arifin, Kepala BPBD Situbondo, saat dikonfirmasi.
Dari informasi yang dihimpun dari Pos Pengamatan Gunung Ijen di Desa Kapongan, Situbondo tercatat adanya peningkatan gempa tremor dangkal dari sebelumnya hanya 27 kali menjadi 107 kali dalam sehari. Sementara gempa tremor dalam yang sebelumnya hanya terjadi 5 kali dalam sehari, kini sudah mencapai 49 kali. ( SUMBER )
Gunung Ijen Siaga, Warga Situbondo & Bondowoso Diminta Mengungsi
Written By KrokotNews on Minggu, 18 Desember 2011 | 14.56
Label:
breakingnews,
feature


Posting Komentar